Jumat, 10 Desember 2010
LASKAR NUSAKAMBANGAN
Berada ditengah-tengah Suporter PSCS atau LASKAR NUSAKAMBANGAN cukup membuat jiwa muda kembali terpantik untuk bersorak sorai lepas menyemangati para pemain yang sedang berjuang di lapangan rumput, ditengah guyuran gerimis yang mengguyur kota Yogya sejak sore,walau sempat ada provokasi dari pihak yang tak bertanggung jawab dengan lemparan botol, tetapi untungnya tidak sampai menyulut emosi anak-anak Laskar Nusakambangan untuk bertindak anarkis di stadion Mandala krida markas dari TIM PSIM Yogyakarta yang memang didominasi oleh anak-anak muda yang masih labil emosinya,. entah karena mereka takut karena mereka berada di dikandang lawan atau memang telah terbentuk kesadaran bahwa mereka datang memang untuk memberi semangat kepada para punggawa PSCS yang sedang berkunjung ke kandang lawan?
Memang mengendalikan ratusan bahkan ribuan anak muda yang penuh emosi tidaklah mudah, berbagai karakter dan tujuan berada disitu menjadi satu, ada yang tentramen, ada yang kalem, ada yang anti kekerasan,ada juga yang nunggu sampai kepepet, bahkan ada yang memang hobinya memang menyulut keributan. Sedangkan tujuan merakpun begitu berfvariasi, ada yang memang menyukai permainan sepak bola, jadi yang dilihat permainanya, bukan siapa yang main, ada juga yang bertujuan mendukung tim kesayanganya, jadi mereka sangat fanatik kepada tim kesayanganya dan menganggap musuh tim lawan dan bahkan juga suporter tim lawan. hal inilah yang perlu dijaga agar tidak merugikan pihak lainya, harus ditanamkan kepada para suporter bahwa dalam permainan memang harus ada menang ada yang kalah, sudah ada peraturan dan ada orangyang mengatur jalanya permainan, walaupun ada kecurangan menurut kita belum tentu menurut pihak lawan, karena benar menurut kita, belum tentu bagi orang lain, kita harus belajar legowo menerima itu,terlebih dari semua itu wasit ataupun panitia pertandingan adlah manusia juga yang jauh dari sempurna, kalau kita coba memposisikan diri pada mereka, apakah kita bisa menjalankan tugas mengawal suatu pertandingnaseperti mereka? yang harus kita percaya adalah bahwa mereka telah punya bekal yang cukup dan telah melalui seleksi yang ketat agar mereka bisa menjadi panitia atau pengwal jalanya suatu pertandingan dan mereka juga mempunyai organisai yang tentunya akan memberikan peringtan keras atau bahkan sangsi bila memang mereka terbukti melanggar aturan yang telah ditentukan PSSI ataupun FIFA sebagai badan sepak bola Nasional dan Internasional.
Kembali kemasalah suporter, ada lagi yang justru rentan menjadi pemantik kerusuhan juga, yakni mereka yang hanya ikut-ikutan, mereka yang memang cuma inginkesenangan atau mencari hiburan, dengan mereka yang datang tanpa visi yang jelas ingin mendukung siapa, atau ingin menikmati jalanya sebuah pertandingan, kalau mereka yang memang suporter sejati suatu tim, pasti tidak akan merusak nama baik mereka sendiri, ataupun kalau nantinya terjadi keslahpahaman dengan suporter lawan, tentunya akan merugikan mereka sendiri ketika tim mereka bertandang ke markas tim lawan,mereka tidak akan was-was dalam menyemangati tim kesayangan mereaka berlaga, atau kalau sudah parah, tidak diperkenankan ikut menonton dan menyemangati tim mereka? yang rugi tentu mereka sendiri. harus ditanamkan dalam hati,bahwa kita datang bukan mencari musuh? kita datang murni untukmenyuport tim kita yang sedang berjuang guna mengharumkan nama daerah kita. Tentunya dalam hal ini Cilacap, karna kita tahu juga ga ada yang bisa kita banggakan selain prestasi PSCS yang mampu naik ke liga Divisi 1, ada sih yang lain dan sudah menjadi rahasia umum yang sangat membanggakan, yaitu korupsi yang menagakar pinak disemaua lini di Cilacap.
Terlepas dari semua itu, saya pribadi merasa bangga pada Laskar Nusakambangan sebuah nama yang memang sangat mewakili Cilacap, yel yel mereka yang sangat mebuat hati tetep semangat, ada juga yang lucu karena diucapkan dengan bahasa keseharian mereka, bahkan dikaos para Laskar Nusakambangan bertuliskan "KAMI ADA< BAUKAN JADI SEKUTU SIAPAPUN, KAMI ADA BUKAN UNTUK SETERU SIAPAPUN, KAMI ADA CUMA BUAT PSCS WIJAYA KUSUMA, KARENA KAMI LASKAR NUSAKAMBANGAN " yang menggambarkan niatan mereka memang hanya untuk Tim Kebanggan mereka PSCS. Walaupun terkadang ada teriakn sinis jika terjadi pelanggaran kepada pemain atau PSCS atau sorak kegembiraan ketika ada pemain lawan yang cidra atau dinyatakan bersalah,
salah satunya ketika ada pemain lawan yang tergeletak, Para Laskar Nusakambangan justru meneriaki mereka dengan iringan doa tuntunan menuju kematian " LAILLA HAILALLAH, LAILLA HAILALLAH" hal ini sempat membuat suporter lawan emosi karena teriakan mereka sama saja dengan mendoakan pemain itu supaya mati? ada ada saja memang? hal sperti ini lah yang perlu dihindari, tanamkan sportivitas, jaga diri sendiri sebelum menjaga orang lain,lihat diri kita, sebelum menyalahkan orang lain?
Kalaupun kita akhirnya harus terkotak-kotakan karena sepak bola harus kita berfikir jernih dan tertanam dalam jiwa, KITA SEMUA ORANG INDONESIA, KITA SEMUA BERSAUDARA ada musuh lain yang nyata, yang harusnya kita hadapi,para koruptor yang memiskinkan rakyat, dan secara tidak langsung juga memiskinkan prestasi atlit dan dunia persepak bolaan kita para penjajah ekonomi, budaya, alam INDONESIA, Negara penjajah moral maupun moril bangsa. bukannya saudara sendiri, KITA SEMAU CUCU ADAM SEMUA BERSAUDARA, ada musuh lain yang lebih nyata tentunya, SETAN dan IBLIS tentunya yang berusaha menarik kita ke tempat abadi mereka, " NERAKA" dan yang terakhir, pada akhir pertandingan. Hal yang tak kalah penting adalah adanya Ladies NK, sebutan untuk para cewe-cewe laskar nuskambangan, kehadiran mereka mampu mecairakan suasana, ketika emosi para Laskar Nusakambangan memuncak karena melihat ti kesayangan mereka sedang mengalami kekalahan, atau karena pantikan
dari provokator yang ingin mengambil keuntungan dari keributan, terbukti semalam ketika sedang tegang, ada ladies NK yang lewat dihadapan mereka, mereka ramai-ramai menggoda dengan berbagi cara yang unik dan lucu, membuat suasana mencair.
Dan walaupun hasil akhir PSCS kalah dari tim tuan rumah 2:0 para Laskar Nusakambangan
tetap menyanyikan lagu ucapan terimakasih pada tuan rumah yang telah menyambut mereka" TERIMAKASIH-TERIMAKASIH, SAMBUTANYA, TERIMA KASIH-TERIMA KASIH SAMBUTANYA" salut buat LASKAR NUSAKAMBANGAN dan LADIES LN atas visi mereka yang
memang untuk memberi semangat Pada PSCS!! mari kita dukung selalu PSCS melalui semua lini agar dapat jadi juara liga di Indonesia, banyak cara untuk mendukung PSCS bukan hanya ikut menyemangati langsung lewat pinggir lapangan, ada media lain, contohnya Internet? kaos, stiker dll, dan yang paling penting adalah
menjadi suporter yang punya visi, bukan hanya sekedar ikut-ikutan tak tahu arti?
wkwkwkwkwkwkwk? gila kali ya ndro?
Kontributor : http://www.facebook.com/AsepLuvMom
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar